AA1A68E7-4B70-4F12-A8A8-981671E8BE93

Creativity is the Currency, Youth is the new Senior

Saya teringat ketika saya pertama kali mengikuti sebuah program Youth Conference di india pada tahun 2002 tepat saat usia saya 21 tahun. Kurang lebih ada dua ribu delegasi dari seluruh dunia menghadiri agenda tersebut. Mereka di satukan dalam satu visi besar organisasi yang berorientasi pada pelayanan dan penciptaan impact.

Pelayanan adalah kata kunci dari agenda ini, kami berusaha untuk menterjemahkan kata “service” ini dalam berbagai aktivitas dan role play.

Disamping itu, dalam agenda itu saya melihat dan merasakan betapa sahabat – sahabat muda ini memiliki impian dan harapan yang besar akan sebuah perubahan, impian dan pencapaian. Impian – impian itu kita deklarasikan, kita ceritakan dengan penuh percaya diri dan kita sangat yakin bahwa kita adalah agen – agen perubahan masa depan. Spirit itu begitu kental menyelimuti kami selama 5 hari kegiatan tersebut. Sebuah momentum pertama sekaligus yang paling berkesan bagi anak muda seperti saya.

Belasan tahun kemudian, kini kita masuk ke dalam sebuah jaman informasi dan pengetahuan, dimana pemuda – pemuda juga mengambil peran hebat, lihat saja kiprah Billy Boen dengan gerakan Young on Top, Nadiem Makarim dengan Gojek, Nadine Chandrawinata dengan federation internationale de Natation, Tex Saverio dengan brand EXSAVARIO, Dea valencia dengan Batik Kulturnya yang dimulai dari usia 16 tahun dan kini di usia 20an tahun ia meraup miliaran rupiah, Rio haryanto pembalap berumur 17 tahun dari Indonesia, Andre Surya dengan animasi film Transformernya, Yovita lesmana talenta muda yang mengubah banyak orang dari training – training pengembangan dirinya, Daniel Mananta dengan Damn i love Indonesia, Grace Natalie yang memberikan atmosphere baru di kancah politik Indonesia dengan memberikan ruang pada millennial untuk mengambil bagian signifikan, dan masih banyak sahabat – sahabat muda nan hebat dan berprestasi.

Menariknya, gerakan muda ini bersifat holistik dan berbasis pada servant leadership. Mereka menempatkan impact di peringkat pertama identitas dan entitas geraknya. Mereka membangun pondasi berbasis sosial dan spirit brotherhood yang kental. Mereka akan puas apabila karya – karyanya bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan. Dan kabar baiknya adalah pondasi – pondasi ini merupakan strategi pemenang di era informasi dan pengetahuan saat ini. Sama sepereti keberanian Anita Roddict memulai the Body Shop atau Isac tigret saat memulai Hard Rock Cafe sekian tahun silam, mereka berani berbeda dan menyuntikkan nilai – nilai dalam bisnisnya dan mereka menjadi legend dan dirindukan serta dijadikan icon. Tidak heran banyak dari mereka yang tumbuh, bersinar dan gemilang serta dirindukan.

Selain menciptakan, mereka juga tumbuh menjadi smart customer, mereka mempengaruhi produsen untuk menciptakan produk yang bisa menjadi sahabat untuk hidup lebih baik, lebih hijau, lebih ramah dan lebih bernilai.

Salam
Nyoman Sukadana
Founder and CEO Elizabeth International

One thought on “Creativity is the New Currency, Youth is the New Senior”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *