Kemarin sahabat saya Pak Gede Eka Sutresna datang membawakan pesanan handpone saya. Sudah sebulan saya indent satu handphone yang akhirnya di rilis di Indonesia. Kebetulan saya lagi ada di kampus pagi itu, pak Gede menunggu sekitar satu jam mungkin lebih karena saya masih sedang mengajar kelas online mahasiswa Elizabeth Internasional.

Setelah selesai mengajar saya bergegas menemuinya dan menawarkan makan siang dan bergegaslah saya makan siang di sebuah tempat makan deket kampus, kebetulan kampus Elizabeth International berlokasi di tempat yang sangat strategis di kawasan Hayam Wuruk Denpasar, cuman 3 menit menuju Plaza Renon, dan 3 menit menuju kawasan jalan Merdeka yang di padati berbagai restoran dan cafe – cafe kekinian yang menjadi pusat tongkrongannya anak – anak muda.

Di perjalanan menuju mobil Pak Gede sempat bilang “ini kampusnya mirip banget sama hotel, bersih, detail, lampu – lampu yang di tata keren dan suasana hijau dan adem, pasti mahasiswanya seneng banget kalau masuk kampus, dari baru masuk saya sudah di sapa dengan ramah, bahkan sepanjang saya menunggu Pak Man saya juga ditemani ngobrol – ngobrol sambil menikmati kopi panas oleh salah satu staff kampus, bagi saya ini experience. Biasanya kalau saya tunggu lebih dari 10 menit itu sudah membosankan. Tapi disini beda.” Saya cuman senyum – senyum saja dapat pujian seperti itu, karena lokasi kampus dan warung tempat makan siang sangat deket akhirnya kita sampai di Warung Sai Laku, kita berdua memesan ayam cabe hijau dan sayur cantok serta es daluman.

Ini cerita saya sama Pak Gede, sosok humble, kalem tapi banyak ilmu. ☺️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *